Selasa, 10 September 2013 –

Palembang, Humas.

Setelah pada tahun 2012 yang lalu Kanwil Kemenag Sumsel digandeng Kemenag RI ikut ajang Indonesia Open Source Award (IOSA), tahun ini kembali Kanwil ikut ajang IOSA untuk kategori Pemerintah Daerah.

Berdasarkan surat penetapan hasil penjurian tahap 1 Finalis IOSA 2013 Nomor 01/JURI-IOSA2013/9/2013 tanggal 5 September 2013, maka Kanwil Kemenag Sumsel dinyatakan lolos bersama 7 SKPD lainnya ikut maju pada tahap final.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel melalui Kasubbag Informasi dan Humas, H. Saefudin mengaku gembira dan terkejut atas penetapan para finalis, yang menempatkan Kanwil Kemenag Sumsel masuk sebagai salah satu peserta finalisnya.

“Ini suatu kehormatan luar biasa bagi kami karena kami bisa lolos bersama MAN Lahat pada ajang bergengsi IOSA ini,“ujarnya.

Ia pun mengaku, lolosnya Kanwil Kemenag Sumsel dan MAN Lahat sebagai pertanda baik dan tentu sebagai tonggak sejarah dimana satu-satunya satker di Kemenag se Indonesia yang bisa maju ke ajang IOSA ini, yang disiplin ilmunya jauh berbeda.

“Kita telah meletakkan tonggak sejarah, bahwa Kemenag tidak bisa lagi dianggap sebelah mata dibidang IT. Dan kita sudah buktikan Kanwil Kemenag Sumsel dan MAN Lahat bisa bersaing di tingkat nasional,“pungkasnya.

Untuk itu, ia mengaku akan menyiapkan segala sesuatu terkait tahap final nanti yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 15 September di Jakarta, dan juga sudah meminta tim FOSS-nya untuk menyiapkan segala sesuatunya termasuk juga MAN Lahat.

“Kita sudah siap bersaing dengan 7 SKPD lainya, dan yakin se yakin-yakinnya kita bisa. Dan Insya Allah tanggal 14 nanti kita berangkat ke Jakarta,“tegasnya.

Terkait dengan kesiapan ini, Saefudin meminta doa dan restu dari seluruh jajaran Kementerian Agama Sumsel pada khususnya dan pada keluarga besar Kemenag dimanapun berada agar Kanwil Kemenag Sumsel bisa berjaya dan mengangkat citra Kemenag di bidang IT ini.

Untuk diketahui, pada tahap finalis nanti Kanwil Kemenag Sumsel akan bersaing dengan 7 SKPD se Indonesia yaitu Dishub Kominfo Kab. Aceh Tengah, KPDE Kab. Lamongan, PDE Setda Pemerintah Kab. Sukoharjo, Pemkab Banyuasin, Pemkab Balikpapan, Pemkot Malang dan Teknologi Informasi dan Telematika Setda Kota Jogyakarta.(hms)